Permasalahan BBM di Surganya BBM

kemiskinan

Mau sampai kapan negeri ini berkutat dengan BBM ?
Kenaikan BBM di negeri ini akan semakin menambah panjang kesenjangan sosial yang ada.
Berdalih melindungi rakyat kecil namun malah melebarkan perut kaum penguasa hajat di negeri ini. Miris rasanya hidup di Ladang minyak namun minyak tersebut mencekik para rakyat yang seharusnya merasakan manfaat dari minyak tersebut. seakan – akan rakyat kecil harus mengikuti berbagai skenario yang telah ditentukan oleh para pembuat kebijakan. Ingatlah saudara -saudara kita yang kesehariannya tidak merasakan 0,01 liter dari BBM itu sendiri yang katanya ladangnya dari Bumi yang setiap hari mereka injak, namun ketika ada berita kenaikan BBM diberbagai media. Merekalah yang pertama kali merasakan imbasnya. Untuk sekedar membeli bahan pokok untuk memenuhi kebutuhan tulang belulang yang terbalut kulit kusam renta itu mereka harus memeras keringat 1 x 24 jam waktu kerjanya. Sebenarnya apa yang menjadi
masalah dari semua ini?
Mereka itu tidak belajar statistik kawan.
Mereka itu tidak belajar politik ataupun mekanisme penentuan kebijakan sam sekali.
Tapi sadarilah… merekalah yang merasakan pertama kali apa yang engkau tentukan pada setiap sidang penentu kebijakan digedung yang sangat megah nan mewah.
Apa yang anda putuskan dalam setiap sidang, mereka hanya bisa harap-harap cemas apakah anak-anak mereka bisa makan hari esok. Apakah mereka dapat melihat secercah senyum dari sesuap nasi untuk saling berbagi.
inilah kisah BBM di negeri ini…

——————————————————————————————-
penduduk-miskin-berkurang130102b

Want to when this country struggling with fuel?
Increase in fuel in this country will further increase the length of the existing social inequalities.
Minor quibble but instead protect the stomach dilates the powers intent in this country. Sad it is to live in the oil field but the oil strangle the people who should benefit from the oil. though – will young people need to follow the various scenarios that have been determined by policy makers. Remember our brothers and sisters who daily do not feel the 0.01 liter of fuel itself, which he says his field of Earth that every day they walk on, but when there is a fuel price hike in various news media. They were the first to feel the impact. For just buying staples to meet the needs of skin wrapped bones are frail dull they should sweat 1 x 24 hour working time. Actually, what is being
problem of all this?
They did not learn statistics comrades.
They did not study politics or policy determination mechanism sam once.
But be aware … they were the first to feel what you specify, in each hearing in the halls of policy makers is very grand and luxurious.
What you decide in each trial, they could only anxiously whether their children can eat tomorrow. Whether they can see a glimmer of a smile from the bite of rice to share.
This is the story of fuel in this country …

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s